<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Imtaq Online</title>
	<atom:link href="http://imtaq.co.cc/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imtaq.co.cc</link>
	<description>Menyegarkan Iman dan Taqwa Berdasarkan Al-Qur&#039;an</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 May 2012 04:45:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<atom:link rel='hub' href='http://imtaq.co.cc/?pushpress=hub'/>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Narkoba Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/narkoba-dalam-perspektif-al-quran.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/narkoba-dalam-perspektif-al-quran.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 04:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[isteri]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[minuman keras]]></category>
		<category><![CDATA[nabi]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[perbuatan keji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/narkoba-dalam-perspektif-al-quran.html</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/narkoba-dalam-perspektif-al-quran.html">Narkoba Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></p><p>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu, agar kamu mendapat keberuntungan.&#8221; (QS 5:90) Anak dan istri digunakan Allah SWT untuk menguji &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/narkoba-dalam-perspektif-al-quran.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/jiwa-nafs-dalam-diri-manusia-2.html' rel='bookmark' title='Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2'>Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/madu-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Madu Untuk Kesehatan'>Madu Untuk Kesehatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-al-qur%e2%80%99an.html' rel='bookmark' title='Kajian Al-Qur’an'>Kajian Al-Qur’an</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/narkoba-dalam-perspektif-al-quran.html">Narkoba Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></p><div class="wp-caption alignright" style="width: 118px"><a href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala2.jpg"><img title="Narkoba dalam perspektif Al-Qur'an" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala2.jpg" alt="Oleh: Abi Mursalt" width="108" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh: Abi Mursalt</p></div>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu, agar kamu mendapat keberuntungan.&#8221; (QS 5:90)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Anak dan istri digunakan Allah SWT untuk menguji kesabaran bagi manusia. Karena dalam perjalanan hidup di dunia ini tidak lepas dengan lingkungan (<em>social interaction</em>), sehingga dibutuhkan etika atau norma-norma dalam bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Al-Qur&#8217;an Surat At-Taqabun (64) Allah memperingatkan (yang artinya) :<span style="font-style: italic;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak- anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka. Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; </span>(QS 64:14)</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan disisi Allah-lah pahala yang besar.&#8221; </em>Ini senada dengan QS Al-Anfal (8:28):<span style="font-style: italic;"> &#8220;Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” </span>(QS 64:15)</p>
<p style="text-align: justify;">Baik-buruknya kondisi lingkungan luar keluarga, dampaknya sangat besar pada pertum- buhan anak. Karena umumnya si anak lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan luar, seperti sekolahan, tetangga, teman sepermainan, dsb. Sehingga lingkungan itulah yang membentuk dan mempengaruhi olah pikir serta perilaku anak. Bila lingkungan pergaulan anak buruk, dapat saja mengakibatkan anak itu cenderung melakukan hal-hal negatif. Salah satunya adalah mengkonsumsi obat-obat terlarang atau penyalahgunaan narkoba.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada awalnya mungkin hanya sebuah tawaran, mencoba atau sengaja mengkonsumsi, atau terpaksa menggunakan narkoba. Bisa juga si anak ditantang utuk membuktikan kejantan-annya, apakah ia berani mencoba narkoba. Bila si anak tidak kuat imannya, ia akan mudah tergoda. Pertama hanya ikut-ikutan, lalu kecanduan.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah telah menetapkan dan memutuskan, bahwa dalam berkehidupan di masyarakat dapat mencontoh Rasulullah, sehingga kita bisa membedakan antara yang haq dan yang bathil. Sebagaimana yang pernah dicontohkan oleh para rasul (nabi) yang diangkat Allah SWT. Dalam firman-Nya di QS Al-Azhab :</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat, dan dia banyak menyebut Allah.&#8221;</span> (QS 33:21)</p>
<h2>Si Anak Terjerat Narkoba</h2>
<p style="text-align: justify;">Suatu ketika ada seorang tokoh kaya bersama istrinya datang kepada saya dengan muka sedih. Belum sampai bercerita, pasangan suami-isteri tersebut menangis. Setelah berhenti menumpahkan tangisnya, mereka mengungkapkan kesedihannya, tentang perilaku dan kondisi anak laki-lakinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Anak yang selama ini disayangi dan dibanggakan, ternyata mengkonsumsi narkoba, bahkan pada tingkat kecanduan yang parah. Padahal sepengetahuan mereka, sebelumnya anak tersebut terlihat baik dan penurut. Tidak ada tanda-tanda sebagai anak muda yang nakal.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka itu benar-benar sangat sedih, merasa gagal dalam mendidik anak. Dan merasa tidak ada artinya bertahun-tahun mencari nafkah untuk menghidupi dan menyekolahkah anak. Padahal kelak anak tersebut diharapkan jadi kebanggan orang tua dan keluarga. Hancurlah harapan orang tua tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada kisah lagi tentang seorang bapak yang sehari-hari bekerja serabutan menemui saya. Dia tampak frustasi setelah tahu anaknya kecanduan narkoba. Lebih parahnya, selain pemakai anaknya juga penjual narkoba. Di lingkungan kampung sering membuat onar dan resah warga, karena sering terlihat teler karena narkoba. Bapak itu sempat mengung-kapkan sumpahnya: &#8220;Biarkan saja seperti itu, karena selama ini sudah dinasehati tetap saja bandel,&#8221; ujarnya putus asa.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kedua cerita ilustrasi itu, betapa beratnya persoalan yang dihadapi orang tua tersebut, akibat anak-anaknya ketagihan narkoba. Mungkin melihat persoalan itu, akan muncul berbagai pendapat dan sikap, baik itu pendapat positif maupun negatif. Persoalan anak yang sudah terlanjur mengkonsumsi narkoba, Al-Qur’an menjawab di beberapa surat dan ayat, sebagai dasar kajian penyalahgunaan narkoba, yang sudah menggerogoti jiwa manusia di berbagai belahan dunia ini. Antara lain dapat dijumpai dalam Surat Al-Baqarah (2) ayat: 168-173, 208, 114. Dan Surat Al-Maidah (5) ayat: 3, 76, 77, 87-92, 33, 70, 151. Serta Surat Al-An’am ayat: 33,70,dan 151.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Surat Al-Baqarah</strong> (2)<br />
<span style="font-style: italic;">&#8220;Hai sekalian manu sia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan  janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.&#8221; </span>(QS 2:168)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” </span>(QS 2:169)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan apabila dikatakan kepada mereka, ikUtilah apa yang telah diturunkan Allah, mereka menjawab, (tidak) tetapi kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami, (apakah mereka akan mengikuti juga) walaupun nenek moyang mereka itu tidak mendapat petunjuk ?&#8221; </span>(QS 2:170)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Nya, jika benar-benar hanya kepada Nya kamu menyembah.&#8221; </span>(QS 2:172)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Sesungguhnya  Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” </span>(QS 2:173)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruh-annya, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.&#8221; </span>(QS 2:208):</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang-orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya ? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (Masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat siksa yang berat.&#8221; </span>(QS 2:114)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Surat Al-Maidah</strong> (5)<br />
<span style="font-style: italic;">&#8220;Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang dicekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya. Dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (itu) adalah kefasikkan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini, telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhoi Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; </span>(QS 5:3)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Katakanlah, mengapa kamu menyembah selain dari Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudarat kepadamu dan tidak (pula) membeni manfaat ? Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” </span>(QS 5:76)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Katakanlah, hal Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara yang tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad), dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus.” </span>(QS 5:77)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhñya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” </span>(QS 5:87)<span style="font-style: italic;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah razekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.&#8221; </span>(QS 5:88)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkur- ban untuk) berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji, terma- suk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.&#8221; </span>(QS 5:90)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">“Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi ini, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan salat, maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).&#8221; </span>(QS 5:91)<span style="font-style: italic;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Dan taatlah kamu kepada Allah, dan taatlah kepada rasul-(Nya), dan berhati-hatilah jika kamu berpaling, maka ketahui!ah bahwà sesungguhnya kewajiban rasul Kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.&#8221;</em> (QS 5:92)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Surat Al-An’am</strong> (6)<br />
<em>“Sesungguhnya Kami mengetahui, bahwasannya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati) karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang dzalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.&#8221;</em> (QS 6:33)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagal main-main dan senda gurau. Mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu, agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung, dan tidak (pula) pemberi syafaat selain dari Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya tidak akan diterima itu darinya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dari azab yang pedih, disebabkan kekafiran mereka dahulu.&#8221; </span>(QS 6:70)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Katakanlah, marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu-bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka. Dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan keji, baik yang tampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhan-mu kepadamu supaya kamu memahaminya.&#8221; </span>(QS 6:151)</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Narkoba</em> dan <em>minuman keras</em> dalam Al-Qur&#8217;an termasuk kategori khamar, yaitu benda yang memabukkan. Dari ayat-ayat di atas sudah jelas, ternyata tidak ada manfaat bagi manusia mengkonsumsi narkoba. Karena selain itu tergolong <em>perbuatan keji</em> dan <em>haram</em>, juga merupakan perbuatan yang melampaui batas. Maka diperintahkan untuk menjauhi dari mengkonsumsi narkoba, karena perbuatan tersebut melanggar perintah Allah SWT.</p>
<h2>Usaha Pencegahan</h2>
<p><span style="font-style: italic;">“Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”</span> (QS 66:6).</p>
<p style="text-align: justify;">Supaya anak-anak kita terhindar dari penyalahgunaan narkoba, ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan, antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Tanamkan sejak dini kepada anak-anak untuk mempelajari dan memahami Al-Qur&#8217;an tiada henti. Tidak sekedar bisa membaca atau menghafal saja, tapi juga mengerti arti dan maksudnya. Sehingga tertanam benih-benih iman di dalam jiwa dan fikirannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial;"><span style="font-style: italic;">&#8220;(Al-Qur&#8217;an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.&#8221; </span></span>(QS 3:138)</p>
<p style="text-align: justify;">2. Pakailah Al-Qur&#8217;an untuk menasehati kepada anak-anak atau pada siapapun dengan kelembutan dan perkataan yang baik. Sehingga mereka mau mendengar dan memahami apa yang kita sampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: &#8220;Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.&#8221; </span>(QS 31:13)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Allah telah menurunkan Perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur&#8217;an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang &#8230;“ </span>(QS 39:23)</p>
<p style="text-align: justify;">3. Anak-anak kita perlu diawasi secara terus-menerus, agar tidak terjerumus kepada pergaulan yang menyesatkan. Faktor pergaulan merupakan hal yang penting bagi perkembangan anak. Maka kita harus tahu dengan siapa saja anak kita bergaul, bermain dan berinteraksi. Sudah seharusnya kita memilihkan pergaulan dan lingkungan yang sehat. Anak memang harus terus tumbuh dan berkembang, tapi kita juga harus tetap menjaganya, agar tidak terkontaminasi hal-hal yang sesat dan memabukkan. Karena sekali terjerumus pada kesesatan, akan sulit mengentasnya. Jadi lebih baik kita mencegah dari pada mengobatinya.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Kepada anak-anak, berikanlah makanan dan minuman yang halal dan baik, dari rezeki yang halal pula. Karena barang haram yang kita berikan terus menerus setiap hari, dapat meracuni jiwa anak kita. Anak akan lebih mudah terpengaruh hal-hal yang buruk pula, karena sudah ada benih kotor dalam darah dan hatinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah razekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.&#8221; </span>(QS Al-Maidah, 5:88)</p>
<p style="text-align: justify;">5. Orang tua, atau siapa saja, harus secara terus menerus memahami Al-Qur&#8217;an, tidak sekedar membaca atau menghafal. Kemudian setiap habis sholat, do’akanlah anak-anak kita, agar kuat dan selamat di dunia dan akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;&#8230; Demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (teratur dan benar).&#8221; </span>(QS Al-Furqon, 25:32)</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan bacalah Al-Qur&#8217;an itu dengan perlahan-lahan.&#8221; </span>(QS Al-Muzzammil, 73:4)</p>
<p style="text-align: justify;">Anak adalah amanah Allah  yang harus kita jaga. Jika beberapa hal itu kita pegang teguh, dan kita jalani dengan penuh sabar dan tawakkal, Insya Allah anak-anak kita akan  anti narkoba, tidak sebagai penyalahguna narkoba. (*)</p>
<address style="text-align: justify;"><a href="http://muso9.com/">Catatan</a>:Makalah ini pernah disampaikan dalam seminar sehari Anti Narkoba di Nganjuk bersama narasumber dari Polda Jatim, AKP Agus Irianto, dan dr. Agus Pribadi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk.</address>
<address>Terima kasih sudah membaca artikel ini. Tulislah komentarmu di sini. Salamun &#8216;alaikum.</address>
<address>
</address>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/jiwa-nafs-dalam-diri-manusia-2.html' rel='bookmark' title='Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2'>Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/madu-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Madu Untuk Kesehatan'>Madu Untuk Kesehatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-al-qur%e2%80%99an.html' rel='bookmark' title='Kajian Al-Qur’an'>Kajian Al-Qur’an</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/narkoba-dalam-perspektif-al-quran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang yang Beriman Malu untuk Berbuat Dosa</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 16:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[berbuat dosa]]></category>
		<category><![CDATA[budaya malu]]></category>
		<category><![CDATA[malu]]></category>
		<category><![CDATA[menahan nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[menghindari dosa]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga diri]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku terpuji]]></category>
		<category><![CDATA[warisan nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html">Orang yang Beriman Malu untuk Berbuat Dosa</a></p><p>Bismillaahir Rohmaanir Rohiim (QS Al-Fatihah, 1:1) &#8220;Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: &#8220;Hen- daklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluan nya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.&#8221; (QS An-Nuur, 24:30) &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/berbuat-baik-kepada-kedua-orang-tua.html' rel='bookmark' title='Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua'>Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/madu-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Madu Untuk Kesehatan'>Madu Untuk Kesehatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/mengenal-al-quran-al-karim-bacaan-yang-mulia.html' rel='bookmark' title='Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia'>Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html">Orang yang Beriman Malu untuk Berbuat Dosa</a></p><p><strong>Bismillaahir Rohmaanir Rohiim </strong><em>(QS Al-Fatihah, 1:1)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><a href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/07/malu-dosa.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-221" title="malu untuk berbuat dosa itu bagian dari iman" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/07/malu-dosa.jpg" alt="malu untuk berbuat dosa itu bagian dari iman" width="199" height="200" /></a>&#8220;Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: &#8220;Hen- daklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluan nya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.&#8221; (QS An-Nuur, 24:30)</em></p>
<p>Seseorang yang memiliki rasa malu akan berat melakukan perbuatan yang tidak terpuji dan dibenci Allah SWT. Malu adalah akhlak terpuji yang diwariskan para Nabi. Karena itu, orang yang mengaku sebagai umat para Nabi, seharusnya memiliki sifat malu.Bahkan malu untuk berbuat dosa itu merupakan bagian dari iman yang tak terpisahkan. <span id="more-220"></span></p>
<p>Malu merupakan sikap mencegah diri dari perilaku tidak terpuji karena takut akibat yang muncul kemudian. Jika tidak memiliki rasa malu, maka kita akan berbuat sekehendak hati. Dan karenanya Allah SWT akan memberikan siksa yang pedih. Allah SWT sangat menge- tahui apa saja yang kita lakukan, apakah untuk kemaslahatan umat atau untuk kepenting- an dan kesenangan pribadi.</p>
<p><em>&#8220;Lakukanlah apa yang kamu kehendaki. Sungguh Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.&#8221; (QS Fushshilat, 41:40)</em></p>
<p>Bagi seorang yang beriman, seharusnya rasa malu ini dimiliki, sebagai bukti ketaatan kepada Allah SWT. Ia malu untuk berdusta, malu berbuat nista, malu untuk membuka auratnya yang memang tidak pantas untuk dilihat orang lain. Allah SWT telah memberi- kan karunia kepada manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Di antaranya adalah bahan pakaian sebagai pelindung, penutup aurat dan perhiasan penambah keindahan lahiriah.</p>
<p><em>&#8220;Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.&#8221; (QS Al-A&#8217;raaf, 7:26)</em></p>
<p>Fungsi pakaian yang utama adalah sebagai penutup aurat. Sahabat Ali bin Abi Thalib selalu berdoa setiap akan berpakaian, dengan memuji bagi Allah yang menganugerahkan perhi- asan yang digunakan untuk bergaya dan menutup aurat.</p>
<p><em>&#8220;Dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat- Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya).&#8221; (QS An-Nahl, 16:81)</em></p>
<p>Rasa malu akan membentuk kesucian diri, sehingga ia mampu menghindari perbuatan buruk. Begitu jelasnya batasan mengenai aurat, tentu tidak perlu lagi diperselisihkan. Dalam ensiklopedi, pornografi disebutkan sebagai karangan, gambar, tayangan tentang hal-hal yang kotor dan tidak sopan yang merangsang syahwat, dan mendorong untuk dipuasi dengan cara apa saja. Banyaknya perkosaan terjadi sebagai akibat pengaruh buruk dari pornografi.</p>
<p><em>&#8220;Katakanlah kepada wanita yang beriman: &#8220;Hendaklah mereka menahan pandangan- nya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.&#8221; (QS An Nuur, 24:31)</em></p>
<p>Malu juga terkait dengan menceritakan aib, atau sesuatu yang tidak pantas diketahui orang lain. Hal itu merupakan perbuatan yang dikutuk dengan adzab yang pedih di dunia dan akhirat.</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.&#8221; (QS An Nuur, 24:19) </em></p>
<p>Seseorang yang tidak mempunyai rasa malu akan mudah dibujuk syaitan untuk menuruti hawa nafsunya, melakukan kejahatan dan tidak peduli akan cercaan. Akibatnya, ia akan melakukan perbuatan tercela secara berani dan terang-terangan. Seperti hewan, ia sudah tidak malu lagi kepada Allah SWT, apalagi kepada manusia. Lihatlah ayam jantan,  kalau sudah muncul nafsunya ia tak peduli lagi, saudaranya dikawini, dan induknya pun dikawin pula. Karena ia punya nafsu, tapi tak punya akal dan rasa malu. Begitulah manusia yang hanya menuruti hawa nafsunya. Halal atau haram, hantam semuanya.</p>
<p><em>&#8220;Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).&#8221; (QS Al-Furqaan, 25:44)</em></p>
<p>Sebagai umat yang beriman, marilah kita berlatih dan membiasakan budaya malu. Dengan maksud agar martabat sebagai makhluk yang dimuliakan Allah SWT tetap terjaga. Dan jika setiap diri kita memiliki rasa malu, insya Allah bangsa tercinta ini akan dihargai oleh segenap warga dunia.</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.&#8221; (QS Yusuf,12:24). </em></p>
<p><em>&#8220;Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).&#8221; (QS An-Nisaa&#8217;, 4:31).</em></p>
<div id="attachment_222" class="wp-caption alignright" style="width: 165px"><a title="umi suliyani m - malu berbuat dosa" href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/07/umi-suliyani.jpg" target="_blank"><img class="size-full wp-image-222 " title="umi suliyani m - malu berbuat dosa" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/07/umi-suliyani.jpg" alt="umi suliyani m - malu berbuat dosa" width="155" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh: Umi Suliyani M.</p></div>
<p><strong>Salamun ‘alaikum </strong><em>(QS An-Nahl, 16:32)</em>, <em>(QS Ar-Ra’d, 13:24)</em></p>
<p><em>Kajian online terkait <strong>Rasa malu karena Iman</strong></em></p>
<ul>
<li><a href="http://id.shvoong.com/books/children-and-youth/2152664-malu-merupakan-bagian-dari-iman/">Malu merupakan bagian dari iman</a></li>
<li><a href="http://www.ikadi.or.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=570:malu-bagian-dari-iman&amp;catid=38:khutbah-jumat&amp;Itemid=70">Malu Bagian dari Iman</a></li>
<li><a href="http://abuanjeli.wordpress.com/2011/05/03/malu-bagian-dari-iman/">MALU BAGIAN DARI IMAN</a></li>
<li><a href="http://www.mojokertocyber.com/al-islam/368-tumbuhkan-rasa-malu">Tumbuhkan Rasa Malu</a></li>
<li><a href="http://id-id.facebook.com/note.php?note_id=105005432883256">Malu adalah Sebagian dari Iman | Facebook</a></li>
<li><a href="http://mohsafrudin.blogspot.com/2010/04/malu-adalah-bagian-dari-iman.html">MALU ADALAH BAGIAN DARI IMAN</a></li>
<li><a href="http://www.radarlamsel.com/pesawaran/954-malu-adalah-sebagian-daripada-iman">Malu Adalah Sebagian Daripada Iman</a></li>
<li><a href="http://www.muhibbin-noor.com/?op=informasi&amp;sub=2&amp;mode=detail&amp;id=194&amp;page=1">BUDAYA MALU</a></li>
<li><a href="http://talazoft.blog.usu.ac.id/2009/07/30/antara-iman-dan-malu/">Antara Iman dan Malu</a></li>
<li><a href="http://students.sunan-ampel.ac.id/erwinramadhan/2010/12/23/kajian-akhlaq-sifat-malu-%E2%80%9Cyang-mulia%E2%80%9D/">Kajian Akhlaq: Sifat Malu “Yang Mulia”</a></li>
</ul>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/berbuat-baik-kepada-kedua-orang-tua.html' rel='bookmark' title='Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua'>Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/madu-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Madu Untuk Kesehatan'>Madu Untuk Kesehatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/mengenal-al-quran-al-karim-bacaan-yang-mulia.html' rel='bookmark' title='Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia'>Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekuasaan Allah dan Keharmonisan Ciptaan-Nya</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/kekuasaan-allah-dan-keharmonisan-ciptaan-nya.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/kekuasaan-allah-dan-keharmonisan-ciptaan-nya.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 12:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Allah Swt]]></category>
		<category><![CDATA[ciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[keharmonisan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan]]></category>
		<category><![CDATA[negeri]]></category>
		<category><![CDATA[rahmatan lil alamin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/kekuasaan-allah-dan-keharmonisan-ciptaan-nya.html">Kekuasaan Allah dan Keharmonisan Ciptaan-Nya</a></p><p>Al-Qur&#8217;an adalah rahmat dan peringatan untuk seluruh alam (rahmatan lil &#8216;alamin). Allah Swt. menurunkan Al-Qur&#8217;an kepada Rosulullah Saw. dan memberinya tugas untuk memberikan peringatan kepada semua makhluk yang berakal. &#8220;Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al-Qur&#8217;an) kepada hamba-Nya, agar &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/kekuasaan-allah-dan-keharmonisan-ciptaan-nya.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/sunnatullah-dan-hadits.html' rel='bookmark' title='Sunnatullah dan Hadits'>Sunnatullah dan Hadits</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/zakat-membersihkan-dan-mensucikan-jiwa.html' rel='bookmark' title='Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa'>Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/mizaq-janji-dan-ijin-iman.html' rel='bookmark' title='Mizaq : Janji dan Ijin Iman'>Mizaq : Janji dan Ijin Iman</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-1.html' rel='bookmark' title='Proses Keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (1)'>Proses Keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (1)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/kekuasaan-allah-dan-keharmonisan-ciptaan-nya.html">Kekuasaan Allah dan Keharmonisan Ciptaan-Nya</a></p><p><strong>Al-Qur&#8217;an</strong> adalah rahmat dan peringatan untuk seluruh alam (<em>rahmatan lil &#8216;alamin</em>). Allah Swt. menurunkan Al-Qur&#8217;an kepada Rosulullah Saw. dan memberinya tugas untuk memberikan peringatan kepada semua makhluk yang berakal.</p>
<p><em>&#8220;Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al-Qur&#8217;an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,&#8221; (QS Al-Furqaan, 25:1)</em></p>
<p>Allah Swt. yang <a title="Kajian Surat Al-Jin (2)" href="http://imtaq.co.cc/kajian-surat-al-jin-2.html" target="_blank">menciptakan</a> alam raya dan seisinya dengan presisi yang tinggi. Segala sesuatu yang diciptakan Tuhan telah diberi perlengkapan dan persiapan, sesuai dengan naluri, sifat dan fungsi masing-masing dalam hidupnya.</p>
<p><em>&#8220;Yang kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan-Nya, dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya,&#8221; (QS Al-Furqaan, 25:2)</em></p>
<p><em>&#8220;Maha Suci Allah yang di tangan-Nya segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?&#8221; (QS Al Mulk, 67:1-3)</em></p>
<p>Namun sayangnya, banyak manusia yang ingkar. Bukannya bersyukur, tapi malah menyekutukan-Nya. Padahal hanya Allah Swt. yang bisa menghidupkan, memelihara dan mematikan semua mahluk <a title="Kajian Al-Qur’an" href="http://imtaq.co.cc/kajian-al-qur%e2%80%99an.html" target="_blank">ciptaan-Nya</a>.</p>
<p><em>&#8220;Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.&#8221; (QS Al-Furqaan, 25:3)</em></p>
<p>Bahkan orang-orang kafir itu pada berdusta dan mereka mendakwa, bahwa <a title="Al-Qur'an" href="http://imtaq.co.cc/" target="_blank">Al-Qur&#8217;an</a> itu karangan nabi Muhammad Saw dan para pengikutnya.</p>
<p><em>&#8220;Dan orang-orang kafir berkata: &#8220;Al-Qur&#8217;an ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain&#8221;; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kedzaliman dan dusta yang besar.&#8221; (QS Al-Furqaan, 25:4)</em></p>
<p>Banyak kisah kaum terdahulu yang seharunya menjadi tauladan kehidupan tentang kejayaan dan kejatuhan suatu bangsa. Namun mereka malah menganggap bahwa Al-Qur&#8217;an itu dongeng pengantar tidur belaka.</p>
<p><em>&#8220;Dan mereka berkata: &#8220;Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang.&#8221; (QS Al-Furqaan, 25:5)</em></p>
<p>Dengan tegas Allah Swt. memerintahkan kepada nabi Muhammad Saw. dan para pengikutnya, untuk menjelaskan kandungan isi Al-Qur&#8217;an. Dan menjadikan Al-Qur&#8217;an itu sebagai pedoman serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.</p>
<p><em>&#8220;Katakanlah: &#8220;Al-Qur&#8217;an itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; (QS Al-Furqaan, 25:6)</em></p>
<p><em>&#8220;Al-Qur&#8217;an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.&#8221; (QS Al Jaatsiyah, 45:20)  </em></p>
<p>Maka bila kita meyakini adanya negeri akhirat, marilah kita mendirikan shalat dan memberikan sebagian dari rizki yang dikaruniakan Allah Swt. kepada kita kepada yang berhak menerimanya.</p>
<p><em>&#8220;Thaa Siin (Surat) ini adalah ayat-ayat Al Quran, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjadi petunjuk dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan mereka yakin akan adanya negeri akhirat.&#8221; (QS An Naml, 27:1-3)</em></p>
<p>Dan dengan mengamati tanda-tanda kebesaran Allah Swt. semoga bisa menambah keimanan kita, sehingga bisa terhindar dari siksa neraka di negeri akhirat kelak.</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): &#8220;Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.&#8221; (QS Ali &#8216;Imran, 3:190-191)</em></p>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/sunnatullah-dan-hadits.html' rel='bookmark' title='Sunnatullah dan Hadits'>Sunnatullah dan Hadits</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/zakat-membersihkan-dan-mensucikan-jiwa.html' rel='bookmark' title='Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa'>Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/mizaq-janji-dan-ijin-iman.html' rel='bookmark' title='Mizaq : Janji dan Ijin Iman'>Mizaq : Janji dan Ijin Iman</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-1.html' rel='bookmark' title='Proses Keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (1)'>Proses Keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (1)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/kekuasaan-allah-dan-keharmonisan-ciptaan-nya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nabi Yusuf As. Mengatasi Krisis Pangan</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/nabi-yusuf-as-mengatasi-krisis-pangan.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/nabi-yusuf-as-mengatasi-krisis-pangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 05:03:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[fakir miskin]]></category>
		<category><![CDATA[Fir’aun]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan fisik]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pangan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Mesir]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Yusuf]]></category>
		<category><![CDATA[nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/nabi-yusuf-as-mengatasi-krisis-pangan.html</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/nabi-yusuf-as-mengatasi-krisis-pangan.html">Nabi Yusuf As. Mengatasi Krisis Pangan</a></p><p>Oleh: Abi Mursalat &#8220;Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.&#8221; (QS 16:11). &#8220;Hai sekalian manusia, makanlah yang &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/nabi-yusuf-as-mengatasi-krisis-pangan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/adam-sebagai-kholifah.html' rel='bookmark' title='Adam Sebagai Kholifah'>Adam Sebagai Kholifah</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/nabi-yusuf-as-mengatasi-krisis-pangan.html">Nabi Yusuf As. Mengatasi Krisis Pangan</a></p><div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 170px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a title="Abi Mursalat" href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala3.jpg" target="_blank"><img class=" " title="Abi Mursalat" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala3.jpg" alt="Abi Mursalat" width="160" height="219" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Oleh: Abi Mursalat</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan  Allah)  bagi  kaum  yang memikirkan.&#8221; </span> (QS 16:11).<span style="font-style: italic;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.&#8221;</span> (QS 2:168)<span id="more-30"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bung Karno pernah mengungkap suatu istilah: Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Ungkapan itu rasanya sampai sekarang pun tetap relevan. Di dalam juga Al-Qur&#8217;an banyak dituliskan sejarah peradaban manusia, perjuangan dalam mencari kebenaran, pertentangan antara yang hak dan bathil, dsb. Maksudnya adalah agar bisa diambil hikmahnya, sebagai pedoman hidup, dan kita terhindar dari kesalahan yang pernah dilakukan bangsa-bangsa terdahulu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur&#8217;an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.&#8221;</span> (QS 12:111)</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kebutuhan fisik yang pokok bagi makhluk hidup adalah makanan. Allah yang maha pengasih dan penyayang dengan kuasaNya telah menyediakan berbagai jenis bahan makanan bagi mahluqNya tanpa terkecuali. Baik makhluq rendah ber sel satu sampai yang paling kompleks seperti manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam, dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun, untuk menjadi rezki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan.</span>&#8221; (QS 50:9-11)</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.</span>&#8221; (QS 16:11).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai wujud rasa terima kasih bagi orang-orang yang beriman, ia harus mengeluarkan zakat bila menerima suatu nikmat. Misalnya pegawai yang baru gajian, atau petani waktu panen, perlu disedekahkan sebagian hasilnya kepada fakir miskin. Sewajarnya saja, tidak perlu berlebihan, dan jangan ditunda-tunda.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.</span>&#8221; (QS 6:141).</p>
<h2 style="text-align: justify;">Krisis Pangan</h2>
<p style="text-align: justify;">Banyak dikisahkan bagaimana maju mundurnya peradaban suatu bangsa berkaitan erat dengan bagaimana negeri itu bisa menyediakan makanan yang cukup bagi penduduknya. Misalnya dalam kisah Nabi Yusuf As, tatkala diangkat menjadi Bendaharawan Negeri Mesir, sebelum terjadi krisis ekonomi dunia yang panjang. Resesi dunia itu disebabkan adanya kemarau yang sangat panjang, sehingga di mana-mana terjadi kekeringan, pertanian pun gagal panen dan hewan ternak banyak yang mati. Tampillah nabi Yusuf As, dengan izin Allah, untuk mengatasi krisis itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kisahnya bermula dari mimpi raja Mesir yang bernama Fir’aun (Ramses II) yang sangat aneh dan menakutkannya. Maka dikumpulkanlah para menteri dan penasehat kerajaan, untuk menjelaskan apa arti mimpinya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Raja berkata (kepada orang-orang terkemuka dari kaumnya): &#8220;Sesungguhnya aku bermimpi melihat 7 ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh 7 ekor sapi betina yang kurus-kurus, dan 7 bulir (gandum) yang hijau dan 7 bulir lainnya yang kering. Hai orang-orang yang terkemuka, terangkanlah kepadaku tentang ta&#8217;bir mimpiku itu jika kamu dapat mena&#8217;birkan mimpi.</span>&#8221;  (QS 12:43).</p>
<p style="text-align: justify;">Karena para penasehat raja tak ada yang bisa menjabarkan apa maknanya, mimpi itu pun ditanyakan kepada nabi Yusuf As oleh pelayan kerajaan. Waktu itu nabi Yusuf As masih berada di tahanan karena terkena fitnah yang sangat keji.</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi Yusuf As adalah putera ke 7 dari 12 putera Nabi Ya&#8217;qub dari negeri Kanaan. Ia berparas tampan dan tubuhnya tegap, yang menjadi idaman setiap wanita dan gadis remaja. Allah Swt juga memberi kurnia berupa ilmu yang dapat menafsirkan mimpi. Dengan ilmunya itulah ia menjelaskan makna mimpi sang raja.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Yusuf berkata: &#8220;Supaya kamu bertanam 7 tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di bulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang 7 tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu  simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa itu mereka memeras anggur.</span>&#8221; (QS 12:47-49).</p>
<p style="text-align: justify;">Raja merasa puas dengan analisa Nabi Yusuf As. tentang masa depan negerinya yang menghadapi konjungtur naik dan turun dalam periode 7 tahunan. Raja terkesan, bahwa Yusuf adalah seorang yang pandai dan bijaksana. Ia juga mendengar bahwa Yusuf orang cakap, ramah, jujur dan sholeh, tentu akan sangat berguna jika ia menjadi penasehat kerajaan untuk menghadapi masa-masa sukar dan sulit saat terjadi krisis ekonomi.</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi Yusuf tidak menolak tawaran Raja Mesir itu. Ia menerimanya, asalkan diberi kekuasaan penuh dalam bidang keuangan dan pengelolaan bahan makanan. Karena menurut pertimbangannya, kedua bidang yang berkaitan antara satu sama lain itu merupakan kunci dari kesejahteraan rakyat dan stabilitas negara. Raja yang sudah percaya penuh langsung menyetujuinya, dan memutuskan untuk menyerahkan sebagian kekuasaannya kepada Nabi Yusuf As.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dan raja berkata: &#8220;Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang rapat kepadaku.&#8221; Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan nya, dia berkata: &#8220;Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai pada sisi kami.&#8221; </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">Berkata Yusuf: &#8220;Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan.&#8221; </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; (dia berkuasa penuh) pergi menuju kemana saja ia kehendaki di bumi Mesir itu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik, bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.</span>&#8221; (QS 12:54-57).</p>
<p style="text-align: justify;">Nabi Yusuf menjalankan tugasnya sebagai &#8220;Menteri Ekonomi&#8221; dengan baik dan amanah, sehingga negeri Mesir selamat dalam menghadapi krisis. Pada 7 tahun pertama terjadi curah hujan yang tinggi. Maka irigasi diatur dengan teliti, sehingga tanah di penjuru negeri subur makmur, kabeh sarwo tukul. Hasil panen yang melimpah ruah disimpan dan dikelola dengan baik dalam gudang perbendaharaan negara. Dan rakyat pun diperintahkan untuk membuat lumbung penyimpan hasil panen mereka sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya agregat saving di lumbung rakyat maupun negara, ekonomi Mesir mengalami surplus yang luar biasa. Sehingga datangnya masa 7 tahun berikut yang kering kerontang tak ada hujan, bangsa Mesir bisa selamat dari resesi dunia. Rakyat tidak kelaparan karena mempunyai persediaan makanan yang cukup. Bahkan penduduk negeri tetangga banyak yang minta bantuan atau membeli bahan makanan dari Mesir, karena mereka tidak pernah mengantisipasi datangnya masa krisis ekonomi yang panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan itulah yang membuat Nabi Yusuf As dapat berkumpul lagi dengan ayahnya, Nabi Ya&#8217;qub As dan anggota keluarga lainnya dari negeri Kanaan. Mereka pergi ke Mesir untuk membeli bahan makanan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Maka tatkala mereka masuk ke (tempat) Yusuf: Yusuf merangkul ibu bapanya dan dia berkata: &#8220;Masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah dalam keadaan aman.</span>&#8221; (QS 12:99).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: &#8220;Wahai ayahku inilah ta&#8217;bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.</span>&#8221; (QS 12:100).</p>
<p style="text-align: justify;">Berkumpul dengan keluarga  yang beriman merupakan kebahagiaan yang tak ternilai harganya, dengan penuh rasa syukur Nabi Yusuf As pun berdo&#8217;a: &#8220;<span style="font-style: italic;">Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan, dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta&#8217;bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam, dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.</span>&#8221; (QS 12:101)</p>
<h2 style="text-align: justify;">Kesimpulan</h2>
<p style="text-align: justify;">1.     Sejarah merupakan cermin bagi kehidupan manusia, karena terdapat suatu hikmah, pelajaran berharga yang jelas bagi orang beriman yang mau berfikir. (Lihat QS 12:111 di atas). Dari cerita nabi Yusuf As ini, nabi Muhammad Saw juga mengambil pelajaran yang banyak, dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">2.    Orang yang beriman selalu diuji oleh Tuhan, untuk mengetahui apakah ia orang yang sabar atau pendusta. Nabi Yusuf As pun diuji dengan berbagai kesengsaraan, baik secara  fisik maupun mental. Ia bahkan pernah dimasukkan ke penjara karena ada fitnah yang keji.  &#8220;<span style="font-style: italic;">Apakah orang mengira akan dibiarkan cukup menyatakan kami beriman dan mereka tidak akan diuji? Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, dan mengetahui orang-orang yang benar dan mengetahui orang-orang yang dusta.</span>&#8221; (QS 29:2-3)</p>
<p style="text-align: justify;">3.    Penderitaan yang nampaknya merupakan suatu musibah (bencana), boleh jadi merupakan ujian dari Tuhan. Dalam banyak hal bahkan merupakan rahmat dan barokah yang masih terselubung. Karena suatu musibah adalah awal dari kebahagiaan dan kesejahteraan bagi orang yang beriman. &#8220;<span style="font-style: italic;">Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.</span>&#8221; (QS 94:6-8).</p>
<p style="text-align: justify;">4.    Ilmu manajemen (perencanaan, organisasi, pelaksanaan dan pengawasan) yang sudah dijalankan sejak zaman nabi-nabi, ditambah dengan iman, jujur dan ikhlas dalam melaksanakan tugas, merupakan kunci sukses dalam bekerja. Dalam setiap usaha tentunya harus disertai dengan do&#8217;a. &#8220;<span style="font-style: italic;">Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.</span>&#8221; (QS 61:4).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.&#8221; (QS 9:41). </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendakiNya dari hamba-hambaNya.  Dan kesudahan  yang  baik  adalah bagi orang-orang yang bertakwa.</span>&#8221; (QS 7:128).</p>
<p class="blogger-post-footer" style="text-align: justify;">Terima kasih sudah membaca artikel ini. Tulislah komentarmu di sini. Salamun &#8216;alaikum.</p>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/adam-sebagai-kholifah.html' rel='bookmark' title='Adam Sebagai Kholifah'>Adam Sebagai Kholifah</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/nabi-yusuf-as-mengatasi-krisis-pangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses Keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (3)</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 16:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[beriman]]></category>
		<category><![CDATA[bersaksi]]></category>
		<category><![CDATA[do'a]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>
		<category><![CDATA[ketenangan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[memelihara iman]]></category>
		<category><![CDATA[merasa puas]]></category>
		<category><![CDATA[misaq]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Saw]]></category>
		<category><![CDATA[mukmin]]></category>
		<category><![CDATA[nabi]]></category>
		<category><![CDATA[pengakuan]]></category>
		<category><![CDATA[persaksian]]></category>
		<category><![CDATA[proses iman]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[sempurna imannya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html">Proses Keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (3)</a></p><p>Contoh Pengakuan dan Persaksian Para shiddiqien adalah orang-orang yang membenarkan ajaran Al-Qur&#8217;an, dan menjadi saksi atas kebenaran ayat-ayat Al-Qur&#8217;an. &#8220;Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/salam-penghormatan.html' rel='bookmark' title='Salam Penghormatan'>Salam Penghormatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/jiwa-nafs-dalam-diri-manusia-2.html' rel='bookmark' title='Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2'>Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/sunnatullah-dan-hadits.html' rel='bookmark' title='Sunnatullah dan Hadits'>Sunnatullah dan Hadits</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html">Proses Keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (3)</a></p><h2>Contoh Pengakuan dan Persaksian</h2>
<div style="text-align: justify;">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 170px"><a title="Abi Mursalat" href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala3.jpg" target="_blank"><img class=" " title="Abi Mursalat" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala3.jpg" alt="Abi Mursalat" width="160" height="219" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh: Abi Mursalat</p></div>
<p>Para shiddiqien adalah orang-orang yang membenarkan ajaran Al-Qur&#8217;an, dan menjadi saksi atas kebenaran ayat-ayat Al-Qur&#8217;an.</p>
<p><em>&#8220;Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.&#8221; (QS Al-Hadiid, 57:19) <span id="more-37"></span><br />
</em></p>
<p>Para nabi pun bersaksi dan mengakui ketetapan Allah Swt tentang kenabian Muhammad Saw. Dan bukan hanya itu, Allah pun ikut bersaksi bersama mereka. Hal itu menunjukkan betapa agungnya kedudukan nabi Muhammad Saw, dan kebenaran risalah yang diamanatkan kepadanya.</p>
<div style="text-align: justify;">
<p><em>&#8220;Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: &#8220;Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya&#8221;. Allah berfirman: &#8220;Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjianKu terhadap yang demikian itu?&#8221; Mereka menjawab: &#8220;Kami mengakui.&#8221; Allah berfirman: &#8220;Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.&#8221; (QS Ali &#8216;Imran, 3:81)</em></p>
<p>Para sahabat juga mengadakan janji setia kepada Rosul. Dan perjanjian (misaq) itu pun disaksikan oleh Allah Swt. Maka sanksinya amat besar bila ada yang ingkar. Namun sebaliknya, orang-orang yang taat akan mendapatkan kemenangan besar.</p>
<p><em>&#8220;Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri, dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.&#8221; (QS Al-Fath, 48:10) </em></p>
<p>Allah meridlai orang-orang yang mangadakan Bai&#8217;atur Ridhwan dan menjanjikan kemenangan bagi kaum muslimin.Hal itulah yang membuat hati menjadi tenang, karena yakin akan menang dengan pertolongan Allah Swt.</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).&#8221; (QS Al-Fath, 48:18)</em></p>
<p>Orang yang berhak menerima pertolongan (syafa&#8217;at) adalah yang telah mengadakan perjanjian (misaq). Yakni orang yang beriman dan beramal shaleh, membenarkan apa yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw, berupa Al-Qur&#8217;anul Karim.</p>
<p><em>&#8220;Mereka tidak berhak mendapat syafa&#8217;at kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah.&#8221; (QS Maryam, 19:87) </em></p>
<p><em> </em><em>&#8220;Dan orang-orang mukmin dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.&#8221; (QS Muhammad, 47:2) </em></p>
<p>Mereka diberi petujuk ke jalan yang lurus, dan diampuni dosa-dosanya. Serta mendapatkan balasan yang lebih baik dari amalnya.</p>
<p><em>&#8220;Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.&#8221; (QS Al-&#8217;Ankabuut, 29:7)</em></p>
<p><em> </em><em>&#8220;supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmatNya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus, dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).&#8221; (QS Al-Fath, 48:2-3) </em></p>
<p>Begitulah orang-orang mukmin yang berjanji dan bersaksi atas kebenaran Al-Qur&#8217;an dan mengamalkannya. Mereka itu akan mendapat pertolongan dari Allah Swt. Dan dipimpin ke jalan yang lurus.  (<em>bersambung</em>)</p>
</div>
<div class="blogger-post-footer"><em>Terima kasih sudah membaca artikel ini. Tulislah komentarmu di sini. Salamun &#8216;alaikum.</em></div>
</div>
<div class="blogger-post-footer"></div>
<p class="blogger-post-footer">Artikel yang masih hangat tentang <strong>IMAN</strong></p>
<ul>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://satuceritadalamhidupku.wordpress.com/2011/04/17/doa-itu-punya-kekuatan-luar-biasa/">Doa itu punya kekuatan luar biasa</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://wendzkid.wordpress.com/2011/04/15/meningkatkan-iman-anda/">Meningkatkan Iman Anda</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://answering.wordpress.com/2011/04/15/mengoreksi-pendeta-rasialis-israel-sumber-iman-atau-inspirator-kejahatan/">Mengoreksi Pendeta Rasialis: Israel Sumber Iman atau Inspirator Kejahatan?</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://tigalandasanutama.wordpress.com/2011/04/14/3-landasan-utama-dalil-dari-macam-macam-ibadah/">3 Landasan Utama : Dalil Dari Macam-Macam Ibadah</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://tigalandasanutama.wordpress.com/2011/04/14/3-landasan-utama-mengenal-allah-azza-wa-jalla/">3 Landasan Utama : Mengenal Allah &#8216;Azza Wa Jalla</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://kangdoellah.wordpress.com/2011/03/31/esensi-bersyukur/">ESENSI BERSYUKUR</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://thesaltasin.wordpress.com/2011/03/31/nama-lain-untuk-al-quran-al-karim/">Nama lain untuk &#8220;Al-Qur&#8217;an al-Karim&#8221;</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://lxyon.wordpress.com/2011/03/30/tanggung-jawab-orang-beriman/">TANGGUNG JAWAB ORANG BERIMAN</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://kebenaranhanya1.wordpress.com/2011/03/29/iman-kepada-taqdir/">Iman Kepada Taqdir</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://mengenalsunnahnabi.wordpress.com/2011/03/26/tiga-cara-mengingat-mati/">Tiga Cara Mengingat Mati!</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://bening1.wordpress.com/2011/03/25/menyelami-makna-ujian-dan-solusinya/">Menyelami Makna Ujian dan Solusinya</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://diandrabooks.wordpress.com/2011/03/23/kisah-inspiratif-penggugah-iman-25-nabi-dan-rosul/">Kisah Inspiratif Penggugah Iman 25 Nabi dan Rosul</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://infoazzet.wordpress.com/2011/03/15/malu-adalah-sebagian-dari-iman/">Malu Adalah Sebagian dari Iman</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://wongaran.wordpress.com/2011/03/14/mengantisipasi-bahaya-pemikiran-jil/">Mengantisipasi Bahaya Pemikiran JIL</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://teamean.wordpress.com/2011/03/11/iman-yang-qadim/">Iman yang Qadim</a></li>
</ul>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/salam-penghormatan.html' rel='bookmark' title='Salam Penghormatan'>Salam Penghormatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/jiwa-nafs-dalam-diri-manusia-2.html' rel='bookmark' title='Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2'>Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/sunnatullah-dan-hadits.html' rel='bookmark' title='Sunnatullah dan Hadits'>Sunnatullah dan Hadits</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Sebenarnya Jin itu ? (5)</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/apakah-sebenarnya-jin-itu-5.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/apakah-sebenarnya-jin-itu-5.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 05:47:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad bin Abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[An-Nahl]]></category>
		<category><![CDATA[dienul Islam]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Ka'bah]]></category>
		<category><![CDATA[Masjidil Haram]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Saw]]></category>
		<category><![CDATA[Quraisy]]></category>
		<category><![CDATA[raja Negus]]></category>
		<category><![CDATA[Salamun 'alaikum.]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Al-Jin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/apakah-sebenarnya-jin-itu-5.html</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/apakah-sebenarnya-jin-itu-5.html">Apakah Sebenarnya Jin itu ? (5)</a></p><p>“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Alam Nasyrah, 94:5-6) Kandungan Surat Al-Jin dari ayat 1-28 merupakan suatu episode perjalanan nabi dan rasul, khususnya Ahmad bin Abdullah (nabi Muhammad Saw) sebagai rasulullah. Perjalanan &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/apakah-sebenarnya-jin-itu-5.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-surat-al-jin-3.html' rel='bookmark' title='Kajian Surat Al-Jin (3)'>Kajian Surat Al-Jin (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-surat-al-jin-qs-72-2.html' rel='bookmark' title='Kajian Surat Al-Jin (QS 72)'>Kajian Surat Al-Jin (QS 72)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-al-qur%e2%80%99an.html' rel='bookmark' title='Kajian Al-Qur’an'>Kajian Al-Qur’an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-surat-al-jin-2.html' rel='bookmark' title='Kajian Surat Al-Jin (2)'>Kajian Surat Al-Jin (2)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/apakah-sebenarnya-jin-itu-5.html">Apakah Sebenarnya Jin itu ? (5)</a></p><p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p><em></p>
<div id="attachment_55" class="wp-caption alignright" style="width: 118px"><a href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala2.jpg"><img class="size-full wp-image-55" title="Abi Mursalat" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala2.jpg" alt="Abi Mursalat" width="108" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh: Abi Mursalat</p></div>
<p></em></p>
<p><em>“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Alam Nasyrah, 94:5-6)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kandungan Surat Al-Jin dari ayat 1-28 merupakan suatu episode perjalanan nabi dan rasul, khususnya <em>Ahmad bin Abdullah</em> (nabi Muhammad Saw) sebagai rasulullah. Perjalanan itu begitu berat bagi nabi dalam mengemban tugas dari Allah Swt. <span id="more-39"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak sekali kendala dan tantangan dari kaum <em>Quraisy</em>, sehingga rasul boleh dikata kurang berhasil dalam menyampaikan risalahnya di Mekah. Hal itu dapat dilihat dari lamanya berdakwah di Mekah, sekitar 13 tahun, tapi hanya sedikit saja yang mau beriman.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu keras perlawanan dari kaum Quraisy, sudah banyak pengikut nabi dianiaya dengan biadab. Bahkan nabi pun dilecehkan, dicemooh dan diancam jiwanya. Namun karena Muhammad Saw mengemban tugas sebagai nabi dan rasulullah, beliau menyampaikan dengan cara berdakwah yang diterimanya dari Allah. Yakni berupa wahyu, dalam surat 16 (<em>An-Nahl</em>), tentang dasar-dasar dakwah dan sikap menghadapi lawan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalanNya dan Dialah yang lebih   mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.&#8221; (QS An-Nahl, 16:125) </em></p>
<p><em>&#8220;Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.&#8221; (QS An-Nahl, 16:126)</em></p>
<p><em> </em><em> </em><em> </em><em>&#8220;Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.&#8221; (QS An-Nahl, 16:127). </em></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kesabaran yang luar biasa dan pertolongan Allah, Muhammad bisa bertahan dari provokasi kaum Quraisy yang semakin keras. Namun beliau juga melihat kenyataan, bahwa Mekah masih belum bisa diharapkan untuk mengembangkan <em>dienul Islam</em>. Harus ada alternatif lain, yaitu kabilah-kabilah yang pada musimnya berziarah ke Mekah. Kepada merekalah nabi berdakwah, untuk memahami kebenaran agama dari Tuhan, agar menemui jalan yang benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu ketika di <em>Masjidil Haram</em> umat seluruh jazirah Arab sedang mengadakan ibadah yang ditentukan oleh Allah, yakni berziarah ke Ka&#8217;bah, yang kemudian oleh orang Islam dinamakan<em> ibadah Haji</em>. Dan bertemulah nabi dengan kabilah Nasrani dari Yatsrib.</p>
<p style="text-align: justify;">Kabilah itu dipimpin oleh raja Negus yang masih setia dengan ajaran Almasih Isa putra Maryam. Dalam kitabnya disebutkan, bahwa nanti sepeninggalku ada yang menerusakan sebagai nabi dan rasulullah dengan membawa kitab, yang menyatakan bahwa ada seorang yang meneruskan sebagai nabi dan rasul, yang namanya Ahmad (Muhammad).</p>
<p style="text-align: justify;">Muhammad kemudian memberikan talwiyah (dakwah) kepada rombongan raja Negus, dan menyimpulkan apa yang dicari-cari beberapa lama sepeninggal Almasih Isa putra Maryam sebagai rasulullah, ketemu kepada Ahmad. Sesuai firman Allah dan surat Ash-Shaff:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: &#8220;Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).&#8221; Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: &#8220;Ini adalah sihir yang nyata.&#8221; (QS Ash-Shaff, 61:6)</em></p>
<h2 style="text-align: justify;">Terjemah QS Al-Jin, 72:26-28</h2>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang ghaib itu.&#8221; (QS Al-Jin, 72:26) </em></p>
<p><em>&#8220;Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.&#8221; (QS Al-Jin, 72:27)</em></p>
<p><em> </em><em></em><em></em><em>&#8220;Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.&#8221; (QS Al-Jin, 72:28)</em></p>
<h2 style="text-align: justify;">Raja Negus</h2>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa yang dimaksud raja Negus, Allah menerangkan dalam Qur&#8217;an surat 5 (Al-Maidah) :</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: &#8220;Sesungguhnya kami ini orang Nasrani&#8221;. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.&#8221;  (QS Al-Maidah, 5:82)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al-Qur&#8217;an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: &#8220;Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur&#8217;an dan kenabian Muhammad Saw).&#8221; (QS Al-Maidah, 5:83).</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian raja Negus menawarkan kepada nabi Muhammad untuk berhijrah ke Yatsrib. Dan Nabi Muhammad menyetujuinya. Itulah awal hijrah nabi Muhammad ke Yatsrib, dan menemukan tempat pengembangan misinya untuk menegakkan hukum Allah (dien Allah), sehingga negeri itu oleh Rasulullah diberi nama Madinah.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu sesuai dengan isi surat Al-Jin ayat 26-28 di atas. Sejak periode Medinah itulah agama Islam tumbuh dan berkembang ke seluruh dunia sampai sekarang ini. Jadi yang dimaksud dengan Al-Jin disini menunjuk kepada kabilah <strong>Raja Negus dari Yatsrib</strong> yang beriman kepada Al-Kitab.  <img src='http://imtaq.co.cc/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="blogger-post-footer">Terima kasih sudah membaca artikel ini. Tulislah komentarmu di sini. <em>Salamun &#8216;alaikum.</em></p>
<p class="blogger-post-footer">Artikel yang masi hangat tentang <strong>Jin</strong></p>
<ul>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://metafisis.wordpress.com/2011/04/26/bahasa-kaum-jin/">BAHASA KAUM JIN</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://asianfansclub.wordpress.com/2011/04/29/jin-x-5-didiagnosis-terkena-reflux-esophagitis/">Jin &#8216;X-5&#8242; didiagnosis terkena reflux esophagitis</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://c3mplay.wordpress.com/2011/04/20/jin-iblis-dan-setan/">Jin Iblis Dan Setan</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://lovediamond.wordpress.com/2011/04/13/masuki-season-kedua%e2%80%9cjin%e2%80%9d-tayang-di-80-negara/">Masuki Season Kedua,“JIN” Tayang di 80 Negara</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://elangprince.wordpress.com/2011/04/07/cara-mudah-meraga-suksma-dengan-aman-100-ok-0-syirik-part-1/">Cara Mudah Meraga Suksma Dengan Aman {100% OK, 0% syirik} Part 1</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/04/05/zabaniyah-6/">Zabaniyah #6</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://hifzhanberau.wordpress.com/2011/03/30/jin-pengabul-permintaan/">Jin Pengabul Permintaan</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://tobatmaksiat.wordpress.com/2011/03/29/wajibnya-waspada-dari-fitnah-setan-2/">Wajibnya Waspada Dari Fitnah Setan</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://yaumiyah.wordpress.com/2011/03/27/jin-dan-malaikat-penghunia-alam-malakut/">Jin dan Malaikat, Penghunia Alam Malakut</a></li>
<li><a rel="nofollow bookmark" href="http://arumka.wordpress.com/2011/03/16/rajah-tolak-jin/">Rajah Tolak Jin</a></li>
</ul>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-surat-al-jin-3.html' rel='bookmark' title='Kajian Surat Al-Jin (3)'>Kajian Surat Al-Jin (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-4.html' rel='bookmark' title='Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)'>Proses keimanan Menurut Al-Qur&#8217;an (4)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-surat-al-jin-qs-72-2.html' rel='bookmark' title='Kajian Surat Al-Jin (QS 72)'>Kajian Surat Al-Jin (QS 72)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-al-qur%e2%80%99an.html' rel='bookmark' title='Kajian Al-Qur’an'>Kajian Al-Qur’an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/kajian-surat-al-jin-2.html' rel='bookmark' title='Kajian Surat Al-Jin (2)'>Kajian Surat Al-Jin (2)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/apakah-sebenarnya-jin-itu-5.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawasan Kebangsaan untuk Menuju Negara yang &quot;Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghoffur&quot;</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/wawasan-kebangsaan-untuk-menuju-negara-yang-baldatun-toyyibatun-wa-robbun-ghoffur.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/wawasan-kebangsaan-untuk-menuju-negara-yang-baldatun-toyyibatun-wa-robbun-ghoffur.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 16:34:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[wawasan kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghoffur]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[geopolitik]]></category>
		<category><![CDATA[jahiliyah]]></category>
		<category><![CDATA[kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[nation]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri Saba']]></category>
		<category><![CDATA[Nur Ilahi]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[prasasti Ebla]]></category>
		<category><![CDATA[wawsan kebangsaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/wawasan-kebangsaan-untuk-menuju-negara-yang-baldatun-toyyibatun-wa-robbun-ghoffur.html</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/wawasan-kebangsaan-untuk-menuju-negara-yang-baldatun-toyyibatun-wa-robbun-ghoffur.html">Wawasan Kebangsaan untuk Menuju Negara yang &quot;Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghoffur&quot;</a></p><p>&#8220;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertak- wa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&#8221; (QS Al A&#8217;raaf, 7:96) Pembukaan Di panggung sejarah sudah &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/wawasan-kebangsaan-untuk-menuju-negara-yang-baldatun-toyyibatun-wa-robbun-ghoffur.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/madu-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Madu Untuk Kesehatan'>Madu Untuk Kesehatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html' rel='bookmark' title='Orang yang Beriman Malu untuk Berbuat Dosa'>Orang yang Beriman Malu untuk Berbuat Dosa</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/wawasan-kebangsaan-untuk-menuju-negara-yang-baldatun-toyyibatun-wa-robbun-ghoffur.html">Wawasan Kebangsaan untuk Menuju Negara yang &quot;Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghoffur&quot;</a></p><p style="text-align: justify;">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 118px"><a href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala2.jpg"><img title="Abi Mursalat" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala2.jpg" alt="Abi Mursalat" width="108" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh: Abi Mursalat</p></div>
<p><span style="font-style: italic;">&#8220;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertak- wa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&#8221; (QS Al A&#8217;raaf, 7:96) </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Pembukaan</span><br />
Di panggung sejarah sudah banyak kita lihat bagaimana timbul-tenggelamnya peradaban suatu bangsa. Ada saatnya suatu kaum / bangsa menjadi jaya raya berkuasa, namun beberapa generasi kemudian &#8220;gulung tikar&#8221; hilang bagai ditelan bumi. Namun tidak sedikit pula kaum yang berabad-abad tertindas, kemudian bisa berubah menjadi bangsa yang merdeka. Namun kemudian merosot kembali menjadi sengsara, bahkan tertindas oleh bangsa yang lebih kuat.  <span id="more-31"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Penemuan prasasti Ebla (2500 SM) oleh para arkeolog di Timur Tengah pada 1975, merupakan salah satu bukti bahwa kisah yang dituliskan dalam <em>Al-Qur&#8217;an</em> itu betul-betul terjadi. Bukan merupakan dongeng bagi anak-anak menjelang tidur. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat Yusuf, (yang artinya) :</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur&#8217;an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.&#8221; (QS Yusuf, 12:111)</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Wawasan Kebangsaan</span><br />
Ir. Sukarno, penggali Pancasila yang menjadi dasar falsafah bangsa Indonesia, menyebutkan bahwa bangsa (nation) merupakan sekumpulan masyarakat yang hidup bersama di suatu wilayah (geopolitik) yang memiliki kesamaan sejarah dan cita-cita bersama. Kemudian dalam usahanya untuk menyatukan bangsa kita yang terdiri dari berbagai ragam suku bangsa, budaya, dan kepercayaan, dibuatlah semboyan &#8220;Bhinneka Tunggal Ika&#8221;, dan Pancasila sebagai landasan dasar dalam berbangsa dan bernegara.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah melalui berbagai perdebatan dan pertimbangan dari para pendiri bangsa, ditetapkanlah sila pertama adalah KeTuhanan Yang Maha Esa. Ini menunjukkan bahwa bangsa kita mengakui superioritas Tuhan, yang menciptakan, mengendalikan dan berkuasa penuh terhadap manusia. Hal itu sesuai dengan  berbagai ayat dalam Al-Qur&#8217;an, antara lain pada Surat 112 (Al-Ikhlas) dan Surat 2 (Al Baqarah), yang artinya :</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Katakanlah: &#8220;Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.&#8221; (QS Al-Ikhlas, 112:1) </span> <span style="font-style: italic;">&#8220;Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.&#8221; (QS Al-Baqarah, 2:163). </span> <span style="font-style: italic;">&#8220;Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, Dialah yang menjadikan bumi sebagai  hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.&#8221; (QS Al-Baqarah, 2:21-22)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Mohammad Hatta pernah mengatakan, bahwa sulit memperoleh kriteria yang tepat apa yang menentukan bangsa. Bangsa bukanlah didasarkan pada kesamaan asal, persamaan bahasa dan persamaan agama saja. Bangsa ditentukan oleh sebuah keinsyafan sebagai suatu persekutuan yang tersusun jadi satu. Yaitu keinsyafan yang terbit karena percaya atas persamaan nasib dan tujuan. Keinsyafan yang bertambah besar oleh karena sama seperuntungan, malang yang sama diderita, mujur yang sama didapat, oleh karena jasa bersama dan kesengsaraan bersama. Pendeknya karena peringatan kepada riwayat bersama yang tertanam dalam hati dan otak.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun apa yang kita lihat akhir-akhir ini sungguh amat memprihatinkan. Kebersamaan dan kerukunan sebagai dasar wawasan kebangsaan terus-menerus mulai tergerus. Dis-integrasi terjadi dimana-mana, dalam berbagai skala. Baik yang kecil maupun besar: perkelahian antar kelompok, kampung, suku, bahkan mengatasnamakan agama. Ada juga daerah yang ingin merdeka, melepaskan diri dari NKRI. Semuanya mengarah pada perpecahan bangsa yang sungguh mengkawatirkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau masalah kebangsaan ini tidak segera kita atasi bersama, mungkin tak lama lagi bangsa ini hanya tinggal nama. Negerinya terpecah belah, budayanya terjajah, tidak ada lagi kesenian daerah. Dan mungkin saja anak-cucu kita malu mengaku pernah dilahirkan di Indonesia. Sungguh tragis.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan itu.&#8221; (QS Yunus, 10:19) </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Pelajaran dari Al-Qur&#8217;an</span><br />
Gambaran sebuah negeri yang subur makmur dan aman seperti yang dilukiskan dalam Al-Qur&#8217;an, Surat Saba&#8217; (34). Negeri Saba&#8217; yang dibangun di selatan jazirah Arab pada abad ke-11 SM, adalah sebuah peradaban besar. Naskah tertua yang ditemukan arkeolog, menyatakan keberadaan Kaum Saba adalah catatan tahunan dari zaman raja Assyria, Sargon II.</p>
<p style="text-align: justify;">Saba&#8217;, adalah negeri yang melakukan kegiatan perniagaan, dan sejumlah jalur perdagangan terpenting di utara Arab ada dalam kekuasaannya. Penduduk Saba&#8217; terkenal dalam sejarah sebagai bangsa berperadaban tinggi. Prasasti dari para penguasa Saba&#8217; seringkali berbicara tentang <em>&#8220;perbaikan&#8221;, &#8220;pembiayaan&#8221;, &#8220;pembangunan&#8221;</em>. Dan kemudian mereka populer menjadi contoh negeri yang : &#8220;<em>Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghoffur</em>&#8220;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Sesungguhnya bagi kaum Saba&#8217; ada tanda kekuasaan Tuhan di tempat kediaman mereka, yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): &#8220;Makanlah olehmu dari rezki yang dianugerahkan Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. Negerimu adalah negeri yang baik dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Pengampun.&#8221;  (QS Saba&#8217;, 34:15)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Saba&#8217; adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di wilayah Yaman. Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibu kotanya Ma&#8217;rib. Negeri itu dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bernama Bendungan Ma&#8217;rib (tinggi 16 meter, lebar 60 meter, dan panjang 620 meter). Bendungan itu menghu-bungkan 2 dataran, sehingga selama 1500 tahun negeri Saba&#8217; subur, makmur dan aman sentosa. Reruntuhan bendungan itu sampai kini masih bisa dilihat, menjadi bukti penting adanya kemajuan teknologi kaum Saba&#8217; pada waktu itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan aman.&#8221; (QS Saba&#8217; / 34:18)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Namun rupanya kemewahan dan kemakmuran itu menyebabkan kaum Saba&#8217; lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmat kepada mereka. Dan mereka mengingkari pula seruan Rasul, bahkan mereka menyembah matahari. Padahal Ratu Saba&#8217; pernah tunduk kepada ajaran Nabi Sulaiman As. Namun kemudian beberapa generasi berikutnya mulai ingkar, dan kembali menyembah matahari.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itulah Allah menimpakan kepada mereka adzab berupa banjir besar yang ditimbulkan oleh runtuhnya bendungan Ma&#8217;rib (542 SM). Seluruh negeri diratakan oleh banjir dahsyat. Perkebunan anggur dan kebun-kebun kaum Saba&#8217; tiba-tiba lenyap terbenam air. Kemudian negeri Saba&#8217; menjadi kering dan kerajaan mereka hancur-lebur. Kaum Saba&#8217; pun tercerai-berai. Mereka tinggalkan rumah-rumah mereka dan mengungsi ke wilayah utara Arabia, Mekkah dan Syria.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi pohon-pohon yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr. Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab yang demikian itu, melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.&#8221; (QS Saba&#8217;, 34:16-17)</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Kembali Kepada Tuhan YME</span><br />
Sebagian dari tanda-tanda hukuman Tuhan sudah kita lihat bersama menimpa negeri tercinta ini. Berbagai macam bencana yang menelan ribuan korban, bahkan sampai kini masih berlangsung di Sidoarjo dan berbagai daerah lainnya. Perpecahan yang terus terjadi tak berkesudahan, baik antar masyarakat bawah maupun di antara kaum elit dan pimpinan negeri. Bencana yang datang dari atas dan bawah itu, baik di alam maupun strata sosial, persis dengan yang telah dilukiskan dalam Al-Qur&#8217;an, surat Al-An&#8217;am :</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Katakanlah: &#8220;Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan adzab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan yang saling bertentangan, dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahaminya.&#8221; (QS Al-An&#8217;am, 6:65)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Melihat tanda-tanda yang sudah diberikan Tuhan seperti itu, tak ada hal lain yang bisa kita lakukan agar selamat, selain kembali kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena semua itu sebagai peringatan, bahkan hukuman kepada kita yang telah mulai melalaikan perintah Tuhan. Maka yang bisa menolong kita hanyalah Tuhan semata. Bukan yang lainnya. Sebelum semuanya menjadi terlambat, marilah kita berusaha bersama.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.&#8221; (QS Ar-Ra&#8217;d, 13:11) </span></p>
<p style="text-align: justify;">Walau pun mayoritas penduduk NKRI adalah Islam, bukan berarti negara ini harus berazaskan Islam. Bentuk negara kesatuan itu sudah merupakan keputusan final. Hal itu sudah difikirkan para pendiri bangsa sebelum negeri ini merdeka. Hasilnya dirumuskan dalam Piagam Jakarta, yang kemudian menjadi Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, dengan menghilangkan beberapa kata saja. Yakni 7 kata yang berbunyi: &#8220;<em>dengan mewajibakan menjalankan Syari&#8217;ah Islam bagi pemeluknya</em>&#8220;.</p>
<p style="text-align: justify;">Keputusan itulah yang terbaik bagi bangsa yang terdiri dari berbagai macam kepercayaan. Nabi pun tidak pernah diperintah untuk memaksa orang untuk memeluk agama Islam. Dia hanya diutus untuk memberitakan kabar gembira, yang bisa membimbing manusia dari jaman kegelapan (jahiliyah) ke alam yang terang benderang (Nur Ilahi).</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.&#8221;  (QS Al-Baqarah, 2:256)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan utama negeri ini adalah melindungi segenap warga dan tanah air, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut menjaga ketertiban dunia. Tugas itu bukan hanya beban pemerintah saja, tapi kita semua wajib berusaha, sesuai dengan kemampuan. Kalau hanya menggantungkan kepada pemerintah saja, bisa berakibat fatal, karena seperti kita ketahui tidak semua aparat bisa dipercaya. Bahkan banyak di antaranya yang terlibat KKN dan berbagai tindak pidana lainnya. Walau mereka ada yang terbebas dari penjara, namun Tuhan Yang Maha Adil akan meminta pertanggungan jawab mereka di akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar, agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.&#8221; (QS Al-An&#8217;aam, 6:123). &#8220;Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,&#8221; (QS Al-Muddatstsir, 74:38). &#8220;dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab.&#8221;  (QS Az Zukhruf, 43:44).</span></p>
<p style="text-align: justify;">Hendaknya usaha mulia itu dimulai dari diri kita masing-masing, sekeluarga. Mari kita mulai gerakan mendekatkan diri kepada Ilahi. Kita atur kehidupan dan penghidupan kita, agar selaras dengan ajaran Tuhan. Kita bimbing anak-anak untuk mengenal tanah air, baik geografinya, sukubangsa, seni budaya, dsb. Kita sadarkan bahwa cinta tanah air itu merupakan bagian dari iman. Dan ketaatan kepada imam maupun ulil amri yang beriman merupakan perintah dari Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan Rasul, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.&#8221; (QS An-Nisa&#8217;, 4:59)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Mengenai perbedaan fisik, baik warna kulit, suku, bahasa, seni budaya, agama dsb. itu merupakan fitrah. Justru menjadi asset bangsa yang mirip pelangi, indah dipandang dan membawa kesuburan. Perbedaan itu bukanlah hal yang perlu dipertentangkan. Bahkan rasa kesukuan, kedaerahan itu sudah dilebur dengan dikumandangkannya &#8220;Sumpah Pemuda&#8221; dibarengi dengan alunan Indonesia Raya, jauh hari sebelum negeri ini merdeka.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.&#8221; (QS Al Hujuraat, 49:13)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Dan yang perlu terus diupayakan adalah bagaimana supaya Pancasila itu betul-betul menjadi nyata dalam kehidupan berbangsa, bernegara maupun dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sebagai jimat ideologi saja, yang diletakkan di lemari kaca, indah dipandang, tapi tidak diamalkan. Soal bagaimana kita harus merealisasikan Pancasila, Bung Karno berkata :</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Tidak ada satu Weltanschauung dapat menjadi kenyataan &#8211; menjadi realiteit &#8211; jika tidak dengan perjuangan! Janganlah lupa akan syarat untuk menyelenggarakannya, ialah perjuangan, perjuangan dan sekali lagi perjuangan! Marilah kita sama-sama berjuang. Marilah kita sama-sama bangga menjadi orang Indonesia !&#8221;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">Penutup</span><br />
Untuk mencapai negri yang memenuhi kriteria <span style="font-style: italic;">&#8220;Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghoffur&#8221;</span>, yang dalam pewayangan digambarkan sebagai &#8220;Gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharjo&#8221;, bukanlah suatu hal yang mudah. Namun perlu diperjuangkan, agar bangsa kita tidak tenggelam ditelan sejarah. Sebagaimana dialami oleh bangsa-bangsa terdahulu. Sebab selain kebahagiaan di akhirat, di dunia pun kita diperintah untuk mencarinya sekuat tenaga.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari kenikmatan duniawi; dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu; dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.&#8221; (QS  Al-Qashash, 28:77) </span></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai elemen bangsa yang terkecil, keluarga kita haruslah terus dibina dan dipelihara dengan sebaik-baiknya. Agar terus dipupuk iman dan amal sholeh anak kita sejak muda, sehingga rasa bahagia muncul di tengah-tengah keluarga. Kita sebagai kepala keluarga, kepala lingkungan, kepala kantor, kepala usaha, dst. sesuai kapasitasnya, wajib mendidik dan membina anggota keluarganya. Dan dengan pimpinan yang beriman serta amanah, diharapkan negeri ini mendapat ampunan dari Tuhan, dihindarkan dari berbagai malapetaka, menuju negri yang aman sejahtera.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">&#8220;Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,&#8221; (QS At-Tahrim, 66:6). &#8220;Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat yang baik itu adalah bagi orang yang bertakwa.&#8221; (QS Thaahaa, 20:132) </span></p>
<div class="blogger-post-footer" style="text-align: justify;">Terima kasih sudah membaca artikel ini. Tulislah komentarmu di sini. Salamun &#8216;alaikum.</div>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/madu-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Madu Untuk Kesehatan'>Madu Untuk Kesehatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/orang-yang-beriman-malu-untuk-berbuat-dosa.html' rel='bookmark' title='Orang yang Beriman Malu untuk Berbuat Dosa'>Orang yang Beriman Malu untuk Berbuat Dosa</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/wawasan-kebangsaan-untuk-menuju-negara-yang-baldatun-toyyibatun-wa-robbun-ghoffur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencari dan Mendapat Hidayah dari Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/mencari-dan-mendapat-hidayah-dari-al-quran.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/mencari-dan-mendapat-hidayah-dari-al-quran.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 15:41:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[tausiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Kitab]]></category>
		<category><![CDATA[hidayah]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[muslimin]]></category>
		<category><![CDATA[petunjuk]]></category>
		<category><![CDATA[rahmat]]></category>
		<category><![CDATA[taqwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/mencari-dan-mendapat-hidayah-dari-al-quran.html">Mencari dan Mendapat Hidayah dari Al-Qur&#8217;an</a></p><p>&#8220;Al Qur&#8217;an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.&#8221; (QS Al Jaatsiyah, 45:20) Rupanya sampai kini masih banyak orang yang bingung mencari-cari hidayah (petunjuk) ke jalan yang lurus. Padahal kalau kita teliti, sesungguhnya Al-Qur&#8217;an itulah &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/mencari-dan-mendapat-hidayah-dari-al-quran.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/salam-penghormatan.html' rel='bookmark' title='Salam Penghormatan'>Salam Penghormatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/mengenal-al-quran-al-karim-bacaan-yang-mulia.html' rel='bookmark' title='Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia'>Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/sunnatullah-dan-hadits.html' rel='bookmark' title='Sunnatullah dan Hadits'>Sunnatullah dan Hadits</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/zakat-membersihkan-dan-mensucikan-jiwa.html' rel='bookmark' title='Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa'>Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/mencari-dan-mendapat-hidayah-dari-al-quran.html">Mencari dan Mendapat Hidayah dari Al-Qur&#8217;an</a></p><p><em>&#8220;Al Qur&#8217;an ini adalah pedoman bagi manusia, <strong>petunjuk</strong> dan rahmat bagi kaum yang meyakini.&#8221; (QS Al Jaatsiyah, 45:20)</em></p>
<p>Rupanya sampai kini masih banyak orang yang bingung mencari-cari <strong>hidayah (petunjuk)</strong> ke jalan yang lurus. Padahal kalau kita teliti, sesungguhnya Al-Qur&#8217;an itulah kitab yang mengandung hikmah, serta menjadi <em>petunjuk</em> dan rahmat bagi manusia. Jadi kalau kita mau mencari petunjuk, maka kita harus mencarinya di dalam Al Qur&#8217;an.</p>
<p><em>&#8220;Alif Laam Miim. Inilah ayat-ayat Al Qur&#8217;an yang mengandung hikmat, menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan <a title="Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa" href="http://imtaq.co.cc/zakat-membersihkan-dan-mensucikan-jiwa.html" target="_blank">zakat</a> dan mereka yakin akan adanya negeri akhirat. Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.&#8221; (QS Luqman, 31:1-5)</em></p>
<p>Karena Al Qur&#8217;an merupakan kitab yang tidak perlu diragukan kebenarannya. Diturunkan kepada nabi Muhammad Saw. sebagai petunjuk bagi umat manusia yang beriman dan yang<a title="bertaqwa" href="http://imtaq.co.cc/" target="_blank"> bertaqwa</a>. Maka kalau ingin tetap mendapat petunjuk, kita harus tetap berpegang pada ajaran Al Qur&#8217;an, agar kita bisa beruntung saat hidup di negeri akhirat nanti.</p>
<p><em>&#8220;Alif laam miin. Kitab (Al Qur&#8217;an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur&#8217;an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.&#8221; (QS Al Baqarah, 2:1-5)</em></p>
<p>Al Qur&#8217;an tidak saja memberi petunjuk ke jalan yang benar, tapi juga khabar gembira bagi orang beriman yang mengerjakan kebaikan (amal saleh) tentang adanya pahala yang besar.</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya Al Qur&#8217;an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,&#8221; (QS Al Israa&#8217;, 17:9)</em></p>
<p>Dan sebaliknya, bagi orang-orang yang tidak percaya bahwa Al Qur&#8217;an itu adalah petunjuk dari Allah Swt., sebagaimana yang telah dilakukan orang-orang kafir, maka pada saatnya Allah Swt. akan memberikan siksa kepada mereka.</p>
<p><em>&#8220;Ini (Al Qur&#8217;an) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Tuhannya bagi mereka adzab, yaitu siksaan yang sangat pedih.&#8221; (QS Al Jaatsiyah, 45:11)</em></p>
<p>Selain sebagai petunjuk, Al Qur&#8217;an itu juga menjelaskan segala sesuatu bagi orang-orang yang berserah diri (<a title="Proses Keimanan Menurut Al-Qur’an (3)" href="http://imtaq.co.cc/proses-keimanan-menurut-al-quran-3.html" target="_blank"><em>muslimin</em></a>). Di samping itu juga berisi perintah berbuat baik dan larangan berbuat jahat, serta pelajaran yang berharga, agar kita bisa mengambil hikmahnya.</p>
<p><em>&#8220;(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur&#8217;an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (muslimin).&#8221; (QS An Nahl, 16:89) </em></p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.&#8221;  (QS An Nahl, 16:90)</em></p>
<p>Oleh karena itu marilah kita lebih rajin lagi membaca dan mempelajari Al-Qur&#8217;an sebagai bacaan yang mulia, seperti apa yang telah dicontohkan oleh orang-orang yang telah mendapat petunjuk dan menyampaikan kebenaran Al-Qur&#8217;an itu kepada umat.</p>
<p><em>&#8220;Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: &#8220;Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Qur&#8217;an).&#8221; Al-Qur&#8217;an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat.&#8221; (QS Al An&#8217;aam, 6:90)</em></p>
<p>Membaca dan mempelajari Al-Qur&#8217;an itu harus kita lakukan terus setiap hari, sehingga bisa menambah iman dan takwa kita kepada Allah Swt. yang menguasai hari pembalasan.</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertakwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui.&#8221; (QS Al Baqarah, 2:103) </em></p>
<p><em>&#8220;Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketaqwaannya.&#8221; (QS Muhammad, 47:17)</em></p>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/salam-penghormatan.html' rel='bookmark' title='Salam Penghormatan'>Salam Penghormatan</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/mengenal-al-quran-al-karim-bacaan-yang-mulia.html' rel='bookmark' title='Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia'>Mengenal Al-Qur&#8217;an Al-Karim, Bacaan yang Mulia</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/sunnatullah-dan-hadits.html' rel='bookmark' title='Sunnatullah dan Hadits'>Sunnatullah dan Hadits</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/zakat-membersihkan-dan-mensucikan-jiwa.html' rel='bookmark' title='Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa'>Zakat Membersihkan dan Mensucikan Jiwa</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/mencari-dan-mendapat-hidayah-dari-al-quran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Dien Al-Islam Dalam Kehidupan Yang Haq (1)</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-1.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 04:39:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Kholiq]]></category>
		<category><![CDATA[Dien Al-lslam]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad Saw]]></category>
		<category><![CDATA[rahmatan lil alamin]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-1.html</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-1.html">Memahami Dien Al-Islam Dalam Kehidupan Yang Haq (1)</a></p><p>Berdasarkan asma Allah yang Rohman dan Rohim, umat Islam sedunia, khususnya perjuangan umat Islam Indonesia dalam mendhohirkan aqidah, yaitu Dien Al-lslam sebagai satu-satunya sistem hidup yang haq, tidak pernah surut dan tidak pernah berhenti sampai kapanpun. Dan sejak Ahmad bin &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-1.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/berjuang-menegakkan-dien-al-islam.html' rel='bookmark' title='Berjuang Menegakkan Dien Al-Islam'>Berjuang Menegakkan Dien Al-Islam</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-2.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-1.html">Memahami Dien Al-Islam Dalam Kehidupan Yang Haq (1)</a></p><div id="attachment_75" class="wp-caption alignright" style="width: 170px"><a title="Memahami Dien Al-Islam Dalam Kehidupan Yang Haq" href="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala3.jpg" target="_blank"><img class="size-full wp-image-75 " title="Memahami Dien Al-Islam Dalam Kehidupan Yang Haq" src="http://imtaq.co.cc/wp-content/uploads/2011/01/AbiMursala3.jpg" alt="Memahami Dien Al-Islam Dalam Kehidupan Yang Haq" width="160" height="219" /></a><p class="wp-caption-text">Oleh: Abi Mursalat</p></div>
<p>Berdasarkan asma Allah yang Rohman dan Rohim, umat Islam sedunia, khususnya perjuangan umat Islam Indonesia dalam mendhohirkan aqidah, yaitu <strong>Dien Al-lslam</strong> sebagai satu-satunya sistem hidup yang haq, tidak pernah surut dan tidak pernah berhenti sampai kapanpun.</p>
<p>Dan sejak Ahmad bin Abdullah dilahirkan di muka bumi, sampai menjadi <em>Rasulullah</em> dengan gelar Nabi Muhammad Saw ketika umur 40 tahunan, setelah menjalani perintah Allah ke Gua Hira. <span id="more-21"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Misi Allah yang diamanatkan kepada Nabi Muhammad Rosulullah ketika menginjakkan kakinya yang pertama kali di abad 7 Masehi. Sampai berkembangnya Islam di pulau Jawa abad 12 dan mendhohirkan dirinya pada abad 15 Masehi di Demak, dengan Raden Patah yang menyerang koloni Portugal di Sunda Kelapa tahun 1527, melawan kompeni Belanda (VOC) dengan pahlawan-pahlawan jihadnya, seperti P. Diponegoro, Kyai Mojo dan seterusnya. Islam terus berkembang secara menyakinkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegagalan misi Raja Inggris, Richard yang berhati singa, dan Belanda sebagai sekutunya di bumi milik Allah Indonesia tercinta, adalah hasil kegigihan umat Islam bangsa Indonesia. Umat inilah yang menjadi penggerak mengusir penjajah Belanda dari Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai curahan rasa syukur atas kemerdekaan ini, terlontarlah kata-kata ATAS BERKAT RAHMAT  ALLAH YANG MAHA KUASA dalam preambule atau pembukaan UUD 1945.</p>
<p style="text-align: justify;">Adanya kemerdekaan suatu bangsa menurut aqidah umat Islam adalah pra-syarat bagi berkembangnya potensi insan secara maksimal ke arah fitrah. Penciptaan dirinya, yaitu sebagai makhluk yang wajib mengabdikan dirinya kepada Al-Kholiq (sang pencipta).</p>
<p style="text-align: justify;">Mengabdi kepada <em>Al-Kholiq</em>, yaitu Allah Swt, itulah satu-satunya perbuatan yang terpuji (hamada). Tidaklah pantas dan tidak ada haq suatu makhluk mengatur makhluk lainnya, tidak ada manusia  mengatur manusia lain. Karena yang demikian itulah esensi perbudakan, merampas HAM (hak dasar yang fitrah) anugerah Allah. Singkatnya, aqidah seorang mukmin haram hukumnya ber Rob selain Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah yang haq obyektif ilmiah, mengatur seluruh makhlukNya di seluruh alam semesta kerajaan ini. Itulah kenyataan, keyakinan, kepercayaan. aqidah, iman seorang mukmin sejati sampai pada titik darah penghabisan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah, sebenar-benarnya taqwa kepadaNya. Dan janganlah sekali-kali mati melainkan dalam keadaan beragama Islam (berserah diri/tunduk patuh).&#8221; </em>(QS 3:102)</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pandangan seorang ulul Albab (ilmuwan), segenap makhluk yang ada di seantero alam semesta ini, baik yang berwujud mikro organik dalam bentuk benda, materi, makhluk biologis alam nabati, alam hewani, semuanya sedang beraktifitas, sibuk melakukan Robubiyah Allah yang diundang atas dirinya, dan mereka patuh secara sukarela maupun terpaksa (aslamah).</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari Agama Allah, padahal kepadaNya lah berserah diri (taat patuh). Segala apa yang ada di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada Allah lah mereka dikembalikan.&#8221; (QS 3:83)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Manusia adalah salah satu dari jenis makhluk hidup di bumi atau daa batul ard yang ahsanul mukholiqin (mutakhir). Juga mempunyai tugas-tugas khusus dari Allah. Yaitu rahmatan lil alamin.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Memakmurkan bumi guna menjaga kelestarian bumi sebagai jannah Allah.&#8221; (QS 2:35). &#8220;Dan Kami berfirman: “Hai Adam diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan  makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik, di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang zalim.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">(<a href="http://muso9.com/">bersambung</a>)</p>
<address class="blogger-post-footer">Terima kasih sudah membaca artikel ini. Tulislah komentarmu di sini. Salamun &#8216;alaikum.</address>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/berjuang-menegakkan-dien-al-islam.html' rel='bookmark' title='Berjuang Menegakkan Dien Al-Islam'>Berjuang Menegakkan Dien Al-Islam</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-2.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html</link>
		<comments>http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 17:11:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[kitab suci]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[nabi Yusuf As]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Stop Dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[Stop Dreaming Start Action]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html">Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></p><p>Memang tidak mudah untuk melakukan Stop Dreaming. Sejak kecil kita sudah sering ditanya: &#8220;Nak, cita-citamu apa?&#8221; Lalu kita pun berandai-andai menjadi ini-itu. Tapi sayangnya hal itu jarang ditindaklanjuti dengan Action yang benar. Sehingga sejak kecil kita belum terbiasa dengan budaya &#8230; <a href="http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a></p>
Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/jiwa-nafs-dalam-diri-manusia-2.html' rel='bookmark' title='Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2'>Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/adam-sebagai-kholifah.html' rel='bookmark' title='Adam Sebagai Kholifah'>Adam Sebagai Kholifah</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-2.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html">Stop Dreaming Start Action Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></p><p style="text-align: justify;">Memang tidak mudah untuk melakukan <span style="font-weight: bold;">Stop Dreaming</span>. Sejak kecil kita sudah sering ditanya: &#8220;<span style="font-style: italic;">Nak, cita-citamu apa?</span>&#8221; Lalu kita pun berandai-andai menjadi ini-itu. Tapi sayangnya hal itu jarang ditindaklanjuti dengan Action yang benar. Sehingga sejak kecil kita belum terbiasa dengan budaya <span style="font-weight: bold;">Stop Dreaming Start Action</span>. Padahal action ini sudah banyak dicontohkan dalam kitab suci, bagaimana mengelola sebuah mimpi, agar menjadi kenyataan.</p>
<p style="text-align: justify;">Berangan-angan, punya cita-cita, kemauan, kehendak, mimpi-mimpi tentang masa depan bisa dikategorikan dalam istilah <span style="font-weight: bold;">Dreaming</span>. Hal itu bisa menjadi pemicu untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Bahkan bila kita yakin mimpi itu suatu hal yang baik, kita wajib segera melaksanakannya dengan <span style="font-weight: bold;">action</span>. Ini sesuai dengan perintah yang diterima nabi Ibrahim as, (yang artinya) : <span id="more-29"></span></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: &#8220;Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!&#8221; Ia menjawab: &#8220;Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar</span>.&#8221; (QS 37:102)</p>
<p style="text-align: justify;">Mendapat jawaban yang meyakinkan dari anaknya, nabi Ibrahim pun langsung take action, melaksanakan perintah yang diperoleh dalam mimpinya. Itu bukanlah usaha yang mudah. Banyak sekali godaan, cobaan, rayuan, intrik bahkan ancaman untuk mengagalkan aksinya. Terutama yang dilakukan gerombolan jin yang terkutuk itu. Namun dengan keteguhan hati yang luar biasa nabi Ibrahim melakasanakan &#8220;order&#8221;, apa pun resikonya. Dan hasilnya sungguh luar biasa. <span style="font-weight: bold;">Action</span> ratusan abad yang lalu itu, sampai kini masih kita rasakan manfaatnya. Jutaan umat tiap tahun menyembelih kurban, dan puluhan juta fakir miskin ikut menikmatinya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.</span>&#8221; (QS 37:105)</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah banyak prestasi hebat dibuat, setelah orang mendapat inspirasi melalui mimpi. Dan tentunya segera ditindak lanjuti dengan sebuah <span style="font-weight: bold;">action</span>. Contohnya yang dialami nabi Yusuf as, dalam episode mimpi sang raja.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<em>Raja berkata: </em>&#8220;<span style="font-style: italic;">Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus, dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering. Hai orang-orang yang terkemuka, terangkanlah kepadaku tentang ta&#8217;bir mimpiku itu jika kamu dapat mena&#8217;birkan mimpi.</span>&#8221; (QS 12:43)</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas dibawalah nabi Yusuf As. dari penjara untuk menghadap sang raja. Dia menjelaskan apa makna mimpi itu, trend apa yang bakal terjadi dan bagaimana cara menghadapinya. Dengan kecakapannya membuat analisa dan problim solving yang aplikatif, diangkatlah nabi Yusuf menjadi Menteri Ekonomi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya ta&#8217;bir mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.</span>&#8221; (QS 12:21)</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kecerdikan dan keahlian managerialnya nabi Yusuf segera saja action. Dia bersama rakyat membebaskan negeri Mesir dari resesi dunia, dan terhindar dari bencana kelaparan yang luar biasa. Kisah sukses itu sampai kini masih juga dipelajari dalam studi kasus manjemen ekonomi global. Khususnya dalam menghadapi bencana kelaparan dan resesi dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; (dia berkuasa penuh) pergi menuju kemana saja ia kehendaki di bumi Mesir itu. Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.</span>&#8221; (QS 12:56).</p>
<h2 style="text-align: justify;">Pelajaran dari Al-Qur&#8217;an</h2>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah 2 contoh, bagaimana Stop Dreaming yang diikuti dengan Start Action bisa menghasilkan prestasi yang luar biasa. Dan dampaknya masih terasa walaupun puluhan abad sudah berlalu. Itulah sejarah yang betul-betul terjadi di muka bumi, bukan sekedar cerita buat anak-anak sebelum tidur.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur&#8217;an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.</span>&#8221; (QS 12:111)</p>
<p style="text-align: justify;">Beribadah dalam arti yang luas, termasuk juga di dalam adalah bekerja, yang ditujukan untuk mencari ridhoNya. Jadi bukan hanya untuk akhirat saja, di dunia pun harus dipikirkan kesejahteraan kita. Karena banyak pula jenis ibadah yang membutuhkan biaya besar, seperti pergi haji, membiayai pendidikan anak-anak, dsb. Dan rejeki tak akan jatuh dari langit begitu saja. Tapi kita harus mencarinya, dengan action yang smart.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu &#8230;</span> &#8221; (QS 28:77)</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau mencari nafkah adalah suatu kewajiban, maka action wajib dilakukan. Kalau kamu punya impian untuk masuk surga, segera lakukan action untuk mewujudkannya. &#8220;We must take ACTION!,&#8221; kata <a style="font-style: italic; font-weight: bold;" href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/22/apa-arti-action-bagi-anda/">Joko Susilo</a>. Maka Stop Dreaming Start Action bisa menjadi sarana untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<span style="font-style: italic;">Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya</span>.&#8221; (QS 84:6). &#8220;<span style="font-style: italic;">Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja</span>&#8221; (QS 37:61)</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://afahost.co.cc/">Ayolah Stop Dreaming Start Action, sekarang juga</a> !</p>
<p style="text-align: justify;">Salam sukses dari Surabaya</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://muso9.com/">Achmad Fauzi Asmuni</a></p>
<p class="blogger-post-footer">Terima kasih sudah membaca artikel ini. Tulislah komentarmu di sini. Salamun &#8216;alaikum.</p>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/pancasila-dalam-perspektif-al-quran.html' rel='bookmark' title='Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an'>Pancasila Dalam Perspektif Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/jiwa-nafs-dalam-diri-manusia-2.html' rel='bookmark' title='Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2'>Jiwa (Nafs) Dalam Diri Manusia &#8211; 2</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/adam-sebagai-kholifah.html' rel='bookmark' title='Adam Sebagai Kholifah'>Adam Sebagai Kholifah</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-3.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (3)</a></li>
<li><a href='http://imtaq.co.cc/memahami-dien-al-islam-dalam-kehidupan-yang-haq-2.html' rel='bookmark' title='Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)'>Memahami Dien Al-Islam dalam Kehidupan yang Haq (2)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imtaq.co.cc/stop-dreaming-start-action-dalam-perspektif-al-quran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 1.417 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-16 01:11:32 -->
<!-- Compression = gzip -->
